Situs Tips Kesehatan dan Kecantikan Alami

4 Penyebab Sering Buang Air Kecil Pada Wanita Yang Tidak Normal

sering buang air kecil pada wanita

Dalam kehidupan sehari-hari, tubuh kita membutuhkan asupan makanan dan minuman yang penting dalam membantu proses metabolisme tubuh berjalan. Bukan hanya itu, tubuh kita juga perlu untuk mengeluarkan berbagai zat sisa dan racun-racun yang berhasil terdetoksifikasi. Beberapa jalur untuk mengeluarkan zat sisa dan zat racun yang dibuang tubuh tersebut adalah melalui keringat, urin, maupun feses.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Pada Daerah Kewanitaan Yang Alami dan Aman

Sering Buang Air Kecil. Normalkah?

 Frekuensi buang air kecil setiap orang berbeda. Semakin sering seseorang mengonsumsi cairan seperti air mineral, semakin sering seseorang membuang air kecil. Namun, bila wanita mengalami frekuensi buang air kecil yang lebih sering dibandingkan biasanya, ada apa?

1. Urinary Trach Infection

sering buang air kecil pada wanita infeksi saluran kemih

Atau infeksi saluran kemih. Inilah penyebab yang paling sering menjadi biang kerok mengapa seseorang (khususnya wanita) mengalami frekuensi buang air kecil yang cukup tinggi. Infeksi salurna kemih terjadi ketika bakteri masuk melalui uretra. Hampir 60% wanita mengalami hal ini setidaknya satu kali dalam hidup mereka.

Wanita juga memiliki risiko yang lebih tinggi dalam mengidap UTI karena saluran uretra pada wanita relatif lebih pendek dibandingkan pria. Beberapa penyebab yang mendukung timbulnya infeksi saluran kemih ini antara lain: tidak bersih mengeringkan area kewanitaan ketika baru saja menggunakan toilet umum, sexual  intercourse, atau penggunaan obat antibiotik yang ternyata membunuh bakteri baik.

Symptom atau gejala-gejala seperti apa yang patut diwaspadai ketika seorang wanita mengalami infeksi saluran kemih? Beberapa gejalanya adalah sering merasa butuh buang air kecil, merasakan sakit atau rasa terbakar ketika buang air kecil, aroma urin yang terlalu kuat, dan merasakan nyeri pada perut bagian bawah. Gejala lanjutan dari symptom ini adalah demam, hilangnya kontrol kandung kemih, bahkan mual.

 Bagaimana Mengatasi Masalah Buang Air Kecil akibat Infeksi Saluran Kemih?

Jika Anda merasakan beberapa gejala yang mirip, segera hubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan perawatan yang tepat. Biasanya, untuk mengatasi masalah buang air kecil yang terlalu sering akibat infeksi saluran kemih bisa dengan akupuntur, pemberian obat (yang mungkin merupakan gejala penyakit lain), hingga saran untuk melakukan pelvic exercises.

 2. Terlalu Aktif

Bukan aktivitas Anda yang terlalu banyak tapi karena aktivitas kandung kemih yang relatif tinggi. Beberapa gejala yang patut diwaspadai ketika kandung kemih Anda ternyata memiliki aktivitas yang tinggi adalah: adanya gangguan neurologis seperi Parkinson dan stroke; produksi urin relatif tinggi sebanding dengan asupan cairan yang tinggi; kelainan pada kandung kemih sepertinya hadirnya tumor atau adanya batu kandung kemih; penurunan fungsi kognitif; dan kesulitan berjalan.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bau Badan 100% Alami

Bagaimana Mengatasi Hal Ini?

Sebelum langsung memeriksakannya ke dokter, ada baiknya Anda membuat rekam jejak symptom yang Anda rasakan dari aktivitas kandung kemih yang terlalu tinggi ini. Menulis dalam buku harian mengenai apa, kapan, dan berapa banyak cairan yang Anda konsumsi, jam berapa bangun demi buang air kecil. Lantas catat sudah sejak kapan hal ini berlangsung.

Utarakan gejala-gejala lain yang menyertai dan mungkin mengganggu aktivitas sehari-hari, jangan lupa sampaikan riwayat kesehatan yang Anda miliki mungkin seperti garis keturunan penyakit diabetes atau pernah menjalani operasi panggul.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Sel Kulit Mati di Wajah

Catat semua obat dan suplemen yang Anda konsumsi. Bisa jadi beberapa obat dan suplemen tersebut menjadi pemicu tingginya frekuensi buang air kecil.

3. Konsumsi Cairan Berlebihan

Faktor yang satu ini relatif lebih umum dan sebenarnya bukan sebuah hal yang patut diwaspadai. Tubuh kita membutuhkan cairan yang cukup untuk melakukan proses metabolisme dan mencegah kita dari dehidrasi. Normal untuk mendapati diri kita lebih sering buang air kecil karena mengonsumsi cairan dalam jumlah banyak. Namun normalnya tubuh kita membutuhkan 2 liter air mineral setiap hari untuk kegiatan normal. Hal ini bisa ditambah ketika Anda menyadari bahwa kegiatan harian Anda lebih berat dibandingkan orang lain, misalkan kegiatan yang mengharuskan Anda bergerak lebih cepat dan banyak atau sering berada di bawah sinar matahari langsung.

4. Faktor Lain

Faktor lain yang menjadi penyebab mengapa terjadi kasus sering buang air kecil pada wanita adalah konsumsi obat-obatan atau adanya kelainan fisik seperti gangguan pada sistem saraf dan otak. Mungkin juga fenomena ini dialami sebagai bagian dari penyakit lain yang sedang diderita atau kondisi psikis seseorang yang sedang tidak dalam keadaan tenang.

 Mencegah Selalu Lebih Baik dari Mengobati.

Tidak ada yang salah dengan mendeteksi penyakit secara dini daripada terlambat menyadari dan mengobati. Bukankah kesehatan adalah harta yang tak ternilai harganya?

 

Pencarian Masuk:

  • wanita sering kencing
You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.